aku

aku

Kamis, 28 Januari 2010

Dari My Gmail inbox 5

[Manager-Indonesia] Amati Hal besar, TELITI perkara KECIL




Rahmadsyah Mind-Therapist
to Manager-Indone.
show details Jan 19 (8 days ago)
Images are not displayed.
Display images below - Always display images from rahmadnlp@gmail.com

Assalamu’alaikum wr.wb
Sahabatku yang baik…
Semoga goresan kata-kata terangkai salam sejahtera dan kebahagiaan bagi kita. Tidak terasa, waktu begitu cepat bergerak. Januari telah melewati pertengahannya. Doa saya bagi kita semua. Agar sejarah yang telah kita isi, dipenuhi dengan Cinta dan Kasih Sayang Allah.

Dua hari yang lalu, saya mendapat ilmu yang sungguh bermanfaat bagi kehidupan saya. Kesempatan ini, izinkan saya sharingkan nasehat-nasehat bijak yang saya dapatkan dari Guru Spiritual saya...

Amatilah pada hal-hal besar dan Telitilah dalam perkara kecil. Begitulah pesan bijak beliau. Kemudian beliau melanjutkan : Perhatikan kembali olehmu.

Sejarah mencatat, Napoleon bonaparte. Kalah dalam perang karena musuhnya lebih lama (5 menit) perang darinya.
Kegagalan dan keberhasilan. Kemenangan dan kekalahan disebabkan hal kecil.
Dalam islam. Menyembelih hewan tanpa menyebutkan Asma Allah. Hewan tersebut haram dimakan, karena sama dengan bangkai.

Hanya karena keluar gas dari dubur, wudhu yang menyucikan telah terbatalkan.
Dikarenakan sms disusun dalam 2 kalimat. Perselisihan bahkan berujung cerai dalam rumah tangga.

Bukan banyak pasukan, bukan pula hebatnya peralatan perang menghancurkan dunia. Namun karena keputusan kepala negara, terucap dari mulutnya satu kata ”perang”.
Besarnya dampak bom bunuh diri, bukan dalam menyusun atau merangkai Bom terbuat dari C4 itu. Tapi sangat tergantung satu tombol ”On”...

Dulu saat engkau masih mengerjakan soal matematika yang diberikan oleh guru mu. Kesalahan terkadang bukan karena kamu salah cara. Tapi karena kekeliruan kecil meletakkan koma (,).

Angka nol itu mungkin tidak bernilai. Tapi didalam selembar cek, angka nol sangat mempengaruhi uang tunai yang kau cairkan.
Napoleon hill menuliskan dalam bukunya. Para penerbit banyak mendapatkan untung, hanya karena menggantikan judul dari sampul buku.

Pesawat ulang-alik Columbia milik NASA. Jatuh hanya karena buih kecil melayang diudara.
Pesawat komersial di jerman jatuh, karena tertabrak burung, yang sunguh kecil dibandingkan rangkaian pesawat.

Orang bijak, menganalogikan kenikmatan dunia, bagaikan tetesan air yang jatuh dari jari mu, setelah engkau mencelupkan kedalam laut.
Karena sepuntung rokok, menghanguskan perumahan satu RT.

Nyamuk yang begitu kecil Allah ciptakan. Telah membuka lapangan kerja bagi ribuan manusia.
Seorang wanita penzina. Ditempatkan disyurga karena memberi minum anjing yang kehausan.
Dalam penjualan, anggukan kecil menghasilkan deal besar.

Oleh karena itu, Perhatikan hal besar. Dan TELITILAH dalam perkara KECIL.

Bogor 19 januari 2010
Rahmadsyah,CM.NLP
Trainer & Mind-Therapist I 081511448147 I YM ; rahmad_aceh
www.rahmadsyahnlp.blogspot.com I www.facebook.com/rahmadsyah

Dari My Gmail inbox 4

[Manager-Indonesia] [NLP] Kekuatan Niat dan Kesempatan




Yant Subiyanto
to manager-indone.
show details Jan 20 (8 days ago)
Images are not displayed.
Display images below - Always display images from yant.subiyanto@gmail.com


Kekuatan Niat dan Kesempatan
Sumber http://roemahnlp.blogspot.com


Pada suatu kerajaan kecil yang makmur diadakan sebuah sayembara keberanian. Sayembara itu boleh diikuti oleh seluruh warga kerajaan dengan hak yang sama. Sebelumnya, raja belum pernah mengadakan sayembara seperti ini. Sehingga rakyat dari penjuru daerah wilayah kerajaan itu berbondong-bondong datang ingin menyaksikan jalannya sayembara. Bahkan dari kerajaan tetangga juga sebagian ikut datang.
Hadiah yang dijanjikan oleh Sang Raja juga tidak main-main. Hadiah sudah disediakan diantaranya puterinya sendiri, sehingga akan menjadi menantu dari seorang raja. Emas, perhiasan dan uang yang sangat banyak. Tanah garapan yang luas dan subur. Juga kedudukan atau jabata dalam istana. Raja hanya menyampaikan, bahwa pemenang nantinya tinggal mengajukan permintaan hadiahnya.
Sayembara tersebut hanya berenang menyeberang kolam, yang tidak begitu jauh. Namun dalam kolam tersebut sudah dipenuhi dengan buaya-buaya lapar. Jumlahnya cukup banyak dan rata-rata berukuran besar. Salah satu Nayaka Praja saat akan mengumumkan kembali hadiahnya, memperlihatkan betapa ganas buaya-buaya itu. Orang tersebut menceburkan seekor anak kambing. Kontan saja dalam hitungan detik, sudah tercabik tinggal sisa warna merah, darahbercampur air. Sedangkan kambing tersebut sudah berpindah ke perut para buaya.
Para penonton yang hadir semakin bergidik. Bahkan nyali mereka sudah pupus, setelah melihat kejadian itu. Bukan lagi berfikir hadiah yang dijanjikan raja, namun nyawa menjadi pertimbangan utama. Sampai beberapa waktu, tidak ada rakyat dari kerajaan tersebut yang mengajukan diri untuk mendaftar dan mulai menceburkan diri. Sementara para pemuda berdesakan di sekitar kolam tersebut.
Setelah tengah hari, sayembara belum juga ada peserta barang satu orangpun. Akhirnya Sang Raja bermaksud menutup sayembara tersebut dan hadiah tidak diberikan kepada siapapun. Lalu diperintahkan salah satu Nayaka Praja untuk mengumumkannya. Namun ada sesuatu yang terjadi… ya… seorang pemuda, dengan sangat cepat dan layaknya orang kesetanan, berenang menuju tepi dari tempat dia menceburkan diri.
Seluruh mata memandang dengan sangat takjub, tanpa berkedip. Mengawasi bagaimana dia akan dicabik-cabik oleh buaya itu. Bahkan banyak warga yang tidak berani menonton karena merasa ngeri. Dan belum berhenti decak kagum dari seluruh yang hadir, pemuda tersebut sudah sampai diseberang sana. Kemudian dipanggil oleh Sang Raja. Dalam beberapa saat dia tidak bisa berbicara, karena nafasnya terlihat tersengal-sengal. Seluruh warga berfikir dan membayangkan hadiah yang akan diterima oleh pemuda itu. Mereka semakin kagum dengan keberanian Sang Pemuda.
Sang Raja bertanya, “Hai Pemuda, kau sangat luar biasa dan perkasa, tidak ada satu orangpun kecuali engkau yang pemberani! Sekarang sebutkan permintaanmu dan akan aku berikan saat ini juga yang menjadi janjiku”.
Pemuda tadi menjawab, “Maaf paduka, hamba mohon maaf. Bukan lancang atas titah paduka, namun saya bukan mengharap hadiah itu.”
“Apa kurang besar hadianya?”, tanya Sang Raja.
“Bukan paduka, ampun paduka”, kata Pemuda tadi.
“Lalu apa?”, tanya Raja dengan sedikit keras.
“Maaf paduka, hamba sama sekali tidak bermaksud ikut dalam sayembara itu. Hamba sangat ketakutan, apalagi buaya itu ganas dan lapar. Saya tidak berani paduka. Saya hanya minta….eeehh.. maaf paduka”, jawab Pemuda itu terhenti sejenak.
“Apa? Jadi apa permintaanmu, hah”, Raja mulai gusar dan tidak sabar untuk mendengarnya.
“Begini paduka, saya hanya minta hadiah, agar diberitahu, siapa tadi yang mendorong saya, sehingga tercebut ke kolam buaya itu. Itu saja paduka. Sudah sangat cukup”, jawab pemuda, yang disambut dengan kekagetan seluruh orang yang ada disekitarnya.
Dari satu pandangan kita, pemuda tadi mestinya menjadi orang yang paling beruntung dalam kerajaan itu. Hadiah begitu besar dan tinggal bilang. Kalau kita, mungkin sudah menuliskan satu buku untuk daftar permintaan itu. Namun apa yang terjadi dengan pemuda tadi? Dia tidak memiliki mimpi sedikitpun untuk mendapatkan hadiah itu. Bahkan kesempatan sudah ada di depan mata, tetap saja hadiah tersebut tidak diambil. Bahkan dia meminta sesuatu yang tidak begitu berarti. Setidaknya jika dibanding dengan hadiah yang dijanjikan. Mimpi besar itu tidak tumbuh. Niat tidak ada. Sehingga dendam dan egoisme yang mendahului dibanding dengan langkah ambil kesempatan yang terbuka lebar.
Jadi berkaca, jangan-jangan kita ke Tuhan juga begitu. Ada hal besar yang dijanjikan dan tinggal ambil, kita malah mengajukan permintaan dan do’a yang sepele. Ah saya yakin tidak ada diantara kita yang begitu. Kalau ada, mulai saat ini dan seterusnya akan berubah.
Setidaknya cerita diatas, mengingatkan kita betapa niat dan kesempatan itu, bukan hal mudah didapat. Sehingga setiap hadir, kita akan sangat rugi jika kita tidak dengan bijak memanfaatkan. Semoga bisa menjadi inspirasi perenungan untuk kita, tetap ciptakan mimpi besar dan niat kuat menggunakan kesempatan untuk menggapainya.
Pelatihan dalam waktu dekat, “Magic Teaching with NLP”, 1 day funny workshop 23 Januari 2010, KUNO Coffee Shop, Resto & Gallery, HANYA 330Rb bagi pembaca tulisan ini. Reguler 660Rb. “Magic Communication with NLP”, 2 days funny workshop 6-7 Februari 2010, Solo Inn Hotel, HANYA 1.490Rb bagi pembaca tulisan ini. Reguler 1.900Rb. Spiritual Seminar NLP, “Ud’uunii Astajib Lakum”, 27 Feb 2010, KUNO Coffee Shop, Resto & Gallery, HANYA 150Rb. Silahkan direct call 0812 123 0050.

Yant Subiyanto, ST, CM-NLP
CUAT Bina Manajemen-Roemah NLP
Jl Srikandi No 3 Perum Griya Mukti – Jaten Kab. Karanganyar, Jawa Tengah Indonesia 57771
Ph. +62 271 822 040, +62 812 123 0050, +62 812 2610 0050
Email : info.cuat@gmail.com, yant.subiyanto@gmail.com YM : yant_cuat@yahoo.co.uk
Weblog http://roemahnlp.blogspot.com www.facebook.com/yant.subiyanto

Dari My Gmail inbox 3

[Manager-Indonesia] (Marketing Inspiration) Pijat Plus-Plus ala Yu Hadi




~ Made Teddy Artiana ~

show details Jan 25 (2 days ago)
Images are not displayed.
Display images below - Always display images from made.t.artiana@gmail.com


Pijat Plus-Plus ala Yu Hadi
Made Teddy Artiana, S. Kom
(company profile developer)


Tinggi badannya memang di bawah rata-rata orang Indonesia. Kulit sawo matang, rambut keriting ikal. Sekilas orang akan menyangka ia berasal dari suatu daerah di Indonesia bagian timur sana. Sampai orang mendengar logat bicaranya, anggapan itu serta merta berubah. Yu Hadi, demikian orang-orang memanggil namanya. Aku sendiri memanggilnya Mak Hadi karena memang usia Yu Hadi sudah diatas 50 tahun, adalah orang Jawa tulen.

Mungkin karena lahir dan dibesarkan dari keluarga tukang pijat di daerah Jogja sana, membuat Yu Hadi seolah tidak punya pilihan lain selain menjadi tukang pijat. Nenek dari neneknya adalah tukang pijat. Begitu juga ibu dari ibunya. Dan sekarang ia sendiri menyandang profesi yang sama. Tukang pijat. Seolah ilmu olah kanuragan yang diturunkan secara turun temurun, Yu Hadi juga mewarisi ‘ilmu’ pijat memijat tersebut. Meskipun tidak setenar ‘dukun kelamin’ Mak Erot, kepiawaian Yu Hadi untuk urusan melenturkan otot yang kaku pantas diacungi 2 buah jempol. Two tumbs up ! kira-kira begitu kata Wong Londo sono atau Mak Nyuuus…… istilah ala Mas Bondan.

Bagi mereka-mereka yang belum pernah keluar negeri, agaknya memang harus menelan ludah mendengar pengalaman Yu Hadi bertandang ke negeri tetangga. Keindahan negara-negara Eropa, Timur Tengah dan Asia Tenggara bisa Anda dengar dari bibirnya. Tetapi itu semua bukan berarti ia akan ngoceh membanggakan seberapa jauh ia telah melanglang buana, atau seberapa lebar customer nya tersebar ke ujung dunia. Yu Hadi tetap bersikap low profile. Tidak akan bercerita kalau tidak dipaksa. Saya pribadi pun mendengar semua ini, setelah melakukan sedikit paksaan, maklum penasaran. Oh yaaaa ???!! Ahhh masak ? Yang bener lu Mak..?!! begitu ungkapan-ungkapan kekaguman yang spontan saya keluarkan, jika mendengar cerita-cerita Yu Hadi. Ada sih ungkapan lain, seperti ‘geeebleek’ atau ‘oke deeeee Mak…’ sambil melirik ke arah istri yang sama-sama terbengong mendengar cerita Yu Hadi di luar negeri. Sementara Yu Hadi dengan kepolosannya, hanya tersenyum kecil melihat reaksi kami. “Udah biasa kok Mas, semua yang denger juga gitu..”, katanya menimpali. Nah lho..apa nggak bikin ngiri tuh !!!

Tetapi semuanya itu akan terasa masuk akal jika Anda meluangkan waktu untuk merasakan pijatan-pijatan Yu Hadi. Ehhhmmmmm…pijatannya teratur. Tidak loncat-loncat nggak karuan. Jari-jarinya yang kuat tapi lembut itu seolah menari-nari di sekitar pinggang kita yang telah dibaluri minyak. Memijit, menarik, berputar..bikin ketagihan. Dijamin membuat Anda merem melek bahkan lebih dari itu. Ngorok. Kenikmatan itu berlangsung 3 jam-an. Can you imagine that ?? Tidak jarang saya tertidur selama setengah jam, kemudian terbangun, dan akhirnya tertidur pulas lagi selama dipijat olehnya. Yu Hadi memang bukan jenis tukang pijat kejar setoran. Tukang pijat yang sering kali buru-buru, asal pencet kemudian terima duit dan ngabur meninggalkan pasiennya setengah kaku. No way lah ! Itu bukan style Yu Hadi.

Dalam hal penguasaan terhadapan sebuah ketrampilan, Yu Hadi tidak perlu di ragukan lagi. Tetapi tetap bukan itu yang membuatnya dicintai oleh para pelanggan. Ada sesuatu hal yang membedakan Yu Hadi dengan para koleganya. Usut punya usut, amat punya amat, ternyata sesuatu itu adalah…kemampuan untuk menempatkan diri diposisi pelanggan. Ini yang istimewa ! Bagi mereka yang berpenyakit dan ingin dipijat, Yu Hadi rela untuk berpuasa (baca tirakat) demi kesembuhan mereka. Untuk mereka yang ingin punya anak pun, ia rela untuk melakukan hal yang sama. Sama-sama prihatin Mas, begitu katanya menjelaskan. Diminta ? Tidak sama sekali. Dan ini bukan lips service belaka, ini totalitas seorang Yu Hadi dalam menjalani profesinya. Ia melibatkan seluruh perasaannya dan menempatkan diri pada posisi pelanggan.

Disinilah letak poin plus-plus nya. Mengherankan memang. Ketrampilan alamiah yang dimiliki oleh seorang tukang pijat turunan, yang jarang diajarkan pada sekolah-sekolah bisnis yang demikian menjamur. Dan kalaupun diajarkan, maka ‘hal itu’ diperlakukan sebagai trik atau tips alias ‘senjata pamungkas’ untuk memenuhi target penjualan suatu produk. Tidak salah memang. Hanya tidak manusiawi. Mungkin karena kita sudah sedemikian terlatih dan hebat untuk melihat kumpulan manusia-manusia ini, sekedar sebagai target pasar. Akhirnya profesi (baca : cara mencari uang) menjadi suatu rutinitas yang menajamkan otak tetapi membekukan hati. Semoga saja Yu Hadi-Yu Hadi yang lain masih belum punah di negara ini, sehingga kita, Anda dan saya, tidak disulap oleh profesi kita, menjadi mayat-mayat mati yang berkeliaran mengejar rupiah untuk bertahan hidup. Semoga. (***)


--

what a wonderfull world !
Made Teddy Artiana, S. Kom
photographer & penulis
http://semarbagongpetrukgareng.blogspot.com/
081317822720

Dari My Gmail inbox 2

[Manager-Indonesia] (OOT) Suara Tertua Di Dunia yang Terekam




Rachel
to alamsutera, Manager-Indone., Pejalansunyi, Pengembangan-K., femina-friends, hanyawanita
show details Jan 25 (2 days ago)
Images are not displayed.
Display images below - Always display images from rachel.stefanie@muliagroup.co.id


----- Original Message -----
From: Febry Sary

Suara Tertua Di Dunia yang Terekam
Siapa yang gak tahu Thomas Alva Edison? Ya, penemu ini adalah salah satu
penemu terbaik di dunia karena telah mematenkan sekitar 1.094 penemuan dalam
sejarah, salah satunya adalah fonograf, itu lho, perekam suara.

Namun di samping itu ternyata seorang Prancis bernama Edouard Leon Scott de
Martinville telah membuat sebuah alat bernama Phonautogram 17 tahun sebelum
Edison! Alat ini sebenarnya dibuat pada tahun 1860 dan dipakai untuk
meneliti suara, yaitu dengan menyimpannya pada sebuah kertas, namun Scott
tidak pernah mengetahui bahwa alat ini juga dapat menyimpan suara. Namun
pada tahun 2008 beberapa orang dari Lawrence Berkeley National Laboratory di
Amerika berhasil mengubah "cakaran" di kertas menjadi suara.

Sementara itu beberapa orang dari universitas yang sama sedang bertulang di
Prancis mencari beberapa barang tua untuk dimainkan, seperti silinder
fonograf. Namun apa daya mereka hanya mendapatkan kertas hitam dengan
cakaran di kertas tersebut. Mereka pulang dengan sangat kecewa, namun ketika
kertas ini diputar, mereka mendengar suara yang indah keluar dari kertas
itu. Pada awalnya mereka mengira suara itu adalah suara seorang perempuan,
namun suara itu adalah suara Scott!!

Pada rekaman tersebut, suara Scott dapat diperdengarkan sedang mendendangkan
lagu Au clair de la Lune. Rekaman berhenti ketika ia menyanyikan bagian "mon
ami, Pierrot repondit". Rekaman ini dianggap sebagai rekaman terpenting
dalam sejarah manusia. Namun tidak hanya itu, para ilmuwan juga menemukan
rekaman lain, seperti ketika Scott sedang membacakan puisi Aminta, dan
ketika ia sedang melakukan tes terhadap alat tersebut.

Suara ini akhirnya mendapatkan predikat sebagai Suara Tertua Di Dunia, dan
mendahului Experimental Talking Clock oleh Frank Lambert yang dibuat pada
tahun 1878, dan rekaman lagu gereja Israel in Egypt. Kemungkinan mendapatkan
suara lain yang lebih tua sekarang menjadi sedikit mustahil, namun bisa
saja.

Edouard Leon Scott de Martinville

Info suara: suara yang didengarkan adalah suara asli, tepatnya belum diedit
dan baru pertama kali dimainkan (tepatnya pada Maret 2008). Suara yang
didengarkan adalah suara penemu namun dimainkan terlalu cepat.

--

Cheers

Rachel
"SEKUJUR TUBUH ANDA WANGI..., MAU??"
http://kecantikan-tradisional.blogspot.com/2009/07/body-butter-bali-home-spa.html

Dari My Gmail inbox 1

[Manager-Indonesia] Ukuran Sepatu, Empati, dan Toleransi



|


Dadang Kadarusman

show details 6:39 PM (19 hours ago)
Images are not displayed.
Display images below - Always display images from dkadarusman@yahoo.com

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Anda tentu masih ingat nasihat untuk ’mengenakan sepatu orang lain’. Maksudnya, kita dihimbau untuk bersedia menyelami perasaan dan pikiran orang lain. Suatu sikap yang mendasari lahirnya empati, dan toleransi. Kita tahu tidaklah mudah untuk benar-benar mampu menyelami jiwa orang lain. Namun, tahukah anda bagaimana rasanya menggunakan sepatu yang tidak sesuai dengan ukuran kaki anda sendiri?

Beberapa waktu lalu, saya bertugas memfasilitasi training tentang kepribadian selama 2 hari untuk sebuah perusahaan multinasional. Saya memutuskan membawa kendaraan sendiri, dan check-in sehari sebelumnya. LCD, sound system, setting ruangan, dan segala perlengkapan training untuk besok pagi sudah dipersiapkan semua. Sempurna.

Keesokan harinya pagi-pagi sekali, saya sudah ’siap tempur’. Tinggal mengenakan sepatu. Sepatu? Oh, iya. Sepatu saya masih dimobil. Itu tidak masalah, karena kamar yang saya tinggali punya tempat parkir sendiri. Sebentar dulu. Dimana kunci mobil saya? Nah, ini baru masalah. Saya lupa dimana meletakkan kunci mobil. Segigih apapun saya mencarinya dengan bantuan petugas hotel, kunci itu tidak kunjung ketemu. Sepatu saya masih terperangkap didalam mobil. Sedangkan satu jam lagi acara akan dimulai. Sementara mengharapkan ada toko sepatu yang sudah buka dipagi buta seperti itu sungguh tidak realistis. Sebagai solusinya, saya meminta petugas hotel mencarikan sepatu ’menganggur’ milik staf hotel yang boleh saya pinjam.

Saya tahu ini agak menggelikan. Tapi, layak dicoba. Walhasil, saya mendapatkan 2 pasang sepatu yang ditawarkan. Hebatnya, tak satupun yang sesuai dengan ukuran kaki saya. Yang nomor 42 jelas kebesaran. Sedangkan yang nomor 39 pasti kekecilan. Mana yang harus saya kenakan? Kalau saya pakai nomor 42, bisa-bisa copot tanpa sengaja ketika saya sedang bicara. Tapi, kalau memilih nomor 39, sudah terbayang betapa sakitnya kaki ini nanti. Akhirnya, saya meyakinkan diri sendiri bahwa lebih baik menahan rasa sakit, daripada menanggung resiko sepatu yang saya kenakan melayang mengenai peserta pelatihan dikelas saya. Rasa sakit ini juga sekaligus sebagai pelajaran dari keteledoran yang telah saya lakukan.

Sungguh, peristiwa itu mempertegas pesan nasihat tentang ’menempatkan diri disepatu orang lain’ itu. Hari itu, saya merasakan betapa tidak nyamannya mengenakan sepatu orang lain. Tidak nyaman dalam pengertian yang sesungguhnya. Saat sepatu itu kebesaran, maupun saat kekecilan. Sungguh tidak mungkin untuk membesarkan ukuran kaki kita supaya cocok pada sepatu yang kebesaran. Atau mengecilkan kaki supaya pas pada sepatu yang kekecilan. Mustahil untuk dilakukan.

Untungnya, ungkapan ’menempatkan dirimu disepatu orang lain’ itu tidak bermakna ’sepatu sesungguhnya’, dan bukan pula berarti ’kaki’ dalam pengertian fisikal. Melainkan bagaimana kita bisa menerima kenyataan bahwa orang lain memiliki kepribadian yang berbeda dengan diri kita. Dengan penerimaan itu, kita tidak lantas menghakimi orang lain hanya karena perbedaan yang ada. Sebaliknya, kita lebih memahami dan bersedia mengerti. Maka, ketika ’sepatu’ orang lain itu kebesaran, kita bisa membesarkan hati ini supaya sesuai dengan mereka. Sebaliknya, ketika sepatu orang lain kekecilan, kita tidak keberatan untuk mengecilkan egosentrisme ini. Sehingga, kita bisa lebih mampu memahami keadaan orang lain untuk memberi ruang bagi lahirlah empati dan toleransi yang tinggi.

Sebagai imbalannya, ketika kita bersedia menyesuaikan diri dengan orang lain, ada peluang untuk memperoleh ’penerimaan’ dari mereka. Penerimaan yang bukan dari keterpaksaan. Sebab, jika kita bersedia memahami keadaan orang lain, lalu menunjukkan empati dan bertoleransi kepadanya; tentu mereka merasa senang karenanya. Padahal, tidak ada orang yang lebih menyenangkan untuk berhubungan selain mereka yang bersedia memahami dan menerima kita apa adanya. Sehingga, kesediaan untuk berempati memiliki nilai yang sangat tinggi.

Pertanyaannya adalah; apakah kita harus selalu ’berada dalam sepatu orang lain’ itu? Butuh waktu setengah hari bagi kurir untuk mengirimkan kunci cadangan dari rumah ke hotel itu. Begitu kunci cadangan tiba, saya segera mengambil sepatu dari mobil. Lalu, melepaskan sepatu pinjaman itu. Kemudian mengenakan sepatu saya sendiri. Sama seperti kepribadian. Kita tidak harus mengubah kepribadian untuk bisa menyesuaikan diri dengan orang lain. Karena, kita selalu bisa kembali kepada ’kepribadian kita’ yang sudah menjadi zona nyaman itu, kapan saja kita mau.

Sungguh, saya merasakan betapa nyamannya kembali menggunakan sepatu sendiri. Seolah saya disadarkan bahwa nikmat mengenakan sepatu sendiri itu sangat jarang untuk disyukuri. Setiap hari kita mengenakan sepatu yang nyaman. Namun, tidak setiap hari kita mensyukurinya. Setiap hari kita menerima berjuta nikmat dalam hidup. Namun tidak setiap hari kita bersungguh-sungguh mengucapkan terimakasih pada yang memberinya.

Seandainya Mas Joko sang pemilik sepatu yang saya pinjam itu mencoba memakai sepatu saya juga, mungkin saya bisa mengatakan bahwa dalam proses interaksi dengan orang lain; kita perlu ’saling bertukar sepatu’. Supaya kita bisa saling memahami satu sama lain. Dengan begitu, hubungan yang terbentuk menjadi seimbang.

Mari kita perhatikan. Pertengkaran-pertengkaran yang kita alami sering bersumber kepada egoisme. Atau perasaan benar sendiri. Ketika kita bersikeras dengan argumen-argumen kita. Dan pada saat yang sama orang lain juga ngotot dengan pendiriannya mereka. Jurang lebar yang menganga memisahkan kita. Sehingga tidaklah mungkin bagi kita untuk saling berjabat tangan. Bukti bahwa egoisme dan sikap mau menang sendiri memiliki sifat kontra produktif.

Mari kita perhatikan. Kerukunan dan perdamaian yang berhasil kita ciptakan adalah buah dari saling pengertian. Atau rasa hormat kepada pendapat orang lain. Ketika kita berbesar hati untuk memberi tempat kepada argumen orang lain. Dan pada saat yang sama orang lain juga menghormati pendirian kita. Tiba-tiba saja jarak yang begitu jauh seolah menjadi dekat. Lalu kita berjabat tangan, bahkan bisa sampai berpelukan. Bukti, bahwa empati dan toleransi memiliki sifat produktif.

Dunia yang indah, hanya bisa dihasilkan oleh orang-orang yang memiliki sikap dan perilaku yang indah. Karena, orang-orang yang berperilaku buruk tidak mungkin memberikan keindahan. Dunia yang bersih hanya bisa dihasilkan oleh orang-orang yang memiliki hati nurani yang bersih. Sebab, orang-orang yang hati nuraninya kotor, tidak mungkin bisa memberikan kebersihan. Sedangkan kebersihan hati, dan keindahan tingkah laku hanya bisa dimiliki oleh mereka yang bersedia menempatkan dirinya dalam sepatu orang lain. Karena dengan cara itu, kita bisa saling mengerti. Dan saling memahami. Satu sama lain.

Mari Berbagi Semangat!
Dadang Kadarusman
Natural Intelligence & Mental Fitness Learning Facilitator
http://www.dadangkadarusman.com/

Catatan Kaki:
Saling pengertian adalah bentuk lain dari reaksi kimia yang membutuhkan kesetimbangan energi yang dikontribusikan oleh kedua belah pihak.

Melalui project Mari Berbagi Semangat! (MBS!) sekarang buku saya yang berjudul ”Belajar Sukses Kepada Alam” versi Bahasa Indonesia dapat diperoleh secara GRATIS. Jika Anda ingin mendapatkan ebook tersebut secara gratis silakan perkenalkan diri disertai dengan alamat email kantor dan email pribadi (yahoo atau gmail) lalu kirim ke bukudadang@yahoo.com

Seri Melek Finansial.1

Sejarah Pembukuan.
Pembukuan dengan entri tunggal adalah penyimpanan akun-akun yang membentuk rugi dan laba dalam satu kolom. Penbukuan jenis ini adalah system yg pertama digunakan dan sama tuanya dengan ilmu hitung .
Perbaikan terbesar dalam pembukuan adalah pergantian angka Romawi dengan angka Arab.Kelemahan angka romawi dalam aritmetika. Angkanya tidak mempunyai angka nol (0). Sehingga system pembukuan pada pola Romawi ini tidak mungkin mendapat kemajuan dan pengembangan yang sesuai jaman modern…
Pemakaian angka arab dalam pembukuan dimulai pada abad ke 15 di Itali. Dan pembukuan dengan entry ganda( pembukuan berpasangan) juga mulai digunakan.
Disadur dari buku: Neraca Perusahaan dan Anda

9 Tips Finansial untuk Isteri Cerdas

Budi Cahyadi - detikFinance

Foto: Budi Cahyadi

Jakarta - Sering kita dengar seorang suami memberikan alasan, "Saya tanya 'direktur keuangan' dulu ya". Dan kita mahfum bahwa yang dimaksud adalah isterinya.

Sudah menjadi tradisi masyarakat kita bahwa seorang isteri adalah pengelola rumah tangga, terutama dalam hal pengelolaan keuangan rumah tangga. Tantangan finansial seorang isteri pun cukup beragam, mulai dari naik turunnya pendapatan keluarga, menjaga anggaran rumah tangga jangan sampai defisit, sampai kepada ancaman kekurangan dana untuk kebutuhan hari tua.

Bahkan, dalam situasi finansial yang kurang menguntungkan, sang isteri terancam untuk 'terpaksa' ikut bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kami berharap beberapa tips di bawah ini akan banyak membantu para isteri untuk lebih cerdas dan terampil dalam mengelola keuangan rumah tangga.

1. Membangun kepercayaan finansial dengan pasangan (suami)

Rencanakanlah keuangan rumah tangga anda bersama dengan pasangan. Ciptakanlah komunikasi yang jujur dan terbuka. Hal ini akan merubah sikap saling menyalahkan satu sama lain (Ingat : Ini merupakan salah satu penyebab utama keretakan rumah tangga) menjadi saling mengingatkan apa bila terjadi pengeluaran yang berlebihan. Hal ini juga dapat membuat anda saling memberikan pujian atas tercapainya sasaran-sasaran finansial yang sudah anda rencanakan bersama. Alhasil, mendorong anda untuk lebih disiplin dan belajar hidup lebih hemat.

2. Belanja, utang/kewajiban, tabungan dan Anggaran Rumah Tangga.

Apa yang pertama kali muncul di pikiran anda pada saat menerima pendapatan setiap bulannya? Belanja? Bayar utang/kewajiban? Atau menabung? Jika belanja yang duluan muncul, hampir pasti anggaran rumah tangga anda akan menderita defisit. Anda perlu mengubah kebiasaan itu. Biasakanlah untuk memangkas pendapatan untuk menabung dulu. Hal ini memastikan arus kas bersih (net cashflow) anggaran rumah tangga anda akan surplus/positif. Setelah itu, bayarlah dulu utang/kewajiban.

Pastikan utang/kewajiban berkurang terus sesuai jadwal yang sudah direncanakan. Waspadai bunga yang diberlakukan. Baru kemudian dari sisa anggaran yang tersedia dimanfaatkan untuk belanja kebutuhan rumah tangga. Dengan melakukan kebiasaan seperti diatas, anda akan lebih mudah mencapai sasaran-sasaran finansial yang diinginkan.

Banyak diantara para ibu rumah tangga yang sudah terbiasa melakukan penyusunan anggaran. Penyusunan anggaran rumah tangga sebetulnya sangat sederhana, yaitu menuliskan rencana pengeluaran rutin bulanan (membantu untuk tidak keluar dari rel) dan menabung untuk keperluan masa depan yang anda inginkan, seperti mobil, rumah, dana hari tua dan lain-lain. Jangan lupa memasukkan rencana pengurangan hutang dan atau jadwal pembayaran kewajiban kedalam anggaran anda. Bila anda belum melakukannya, manfaatkan software excel spreadsheet atau anda dapat mempelajarinya melalui simulasi perencanaan keuangan di situs kami; www.tgrmfinance.com.

3. Kesepakatan batas pengeluaran.

Buatlah kesepakatan bersama pasangan anda sebuah plafon pembelian, misalnya Rp. 500.000. Bila ada pembelian diatas plafon, anda berdua sepakat untuk membahasnya lebih dulu (tidak berlaku untuk pembelian rutin seperti belanja bulanan, pembayaran listrik dan lain-lain). Diawal, aturan ini memang terasa terlalu membatasi, namun kami telah membuktikan bahwa hal ini berdampak besar pada penghematan anggaran.

4. Menata dokumen finansial Anda

Sediakan tempat khusus untuk menyimpan dokumen finansial dan dokumen penting anda dan tatalah dengan rapih, sehingga anda akan mudah untuk mendapatkannya jika dibutuhkan. Hal ini akan mendorong anda untuk terus melakukan review terhadap anggaran yang sudah anda buat.

5. Mengerti kebutuhan asuransi jiwa dan kesehatan

Polis asuransi dibeli untuk melindungi anda. Sampai sejauh mana polis asuransi yang anda miliki melindungi anda. Untuk Polis Asuransi jiwa, berfungsi sebagai pengganti penghasilan bila pemberi nafkah sudah tidak dapat melakukan tugasnya (karena meninggal atau cacat). Pahami berapa besar nilai perlindungan (Uang Pertanggungan) yang anda butuhkan.

Meningkatnya biaya pengobatan yang mencapai 3-5 kali inflasi merupakan alasan kuat untuk kita memiliki asuransi kesehatan. Sebagian besar dari pembaca tentu sudah memiliki perlindungan kesehatan ini, baik yang di sediakan oleh perusahaan, maupun membeli sendiri. Pahami fasilitas penjaminan (coverage) asuransi kesehatan anda, sesuai dengan yang anda butuhkan. Diskusikanlah uang pertanggungan asuransi jiwa dan coverage asuransi kesehatan dengan perencana keuangan atau agen asuransi anda.

6. Memenuhi kebutuhan dana hari tua

Kapan sebaiknya kita mulai merencanakan dan melaksanakan dana pensiun? Mulailah lebih awal. Semakin cepat mulai menyisihkan dana, akan semakin baik dan semakin murah dana yang diperlukan. Sebagai gambaran, untuk target pencapaian dana 1 milyar 20 tahun yang akan datang, dengan tingkat pertumbuhan (return) 14 % per tahun, dana yang harus anda invetasikan per bulan adalah Rp.760.000,-/bulan. Sedangkan bila anda menunda 10 tahun dengan target dan tingkat pertumbuhan yang sama, anda harus menyisihkan dana Rp. 3.800.000/bulan.

7. Menentukan sasaran-sasaran finansial bersama pasangan

Membahas sasaran finansial jangka pendek dan panjang bersama pasangan adalah saat-saat yang menyenangkan karena dengan menyatunya ide anda berdua akan menciptakan motivasi bahtera rumah tangga tang sekaligus memperkuat fondasinya. Mulailah dengan hal yang umum, seperti rencana pembelian mobil, cicilan rumah dan lain-lain. Kemukakan ide-ide anda secara kreatif. Misalnya rencanakan cicilan rumah sudah selesai sebelum anak tercinta mulai kuliah, hal ini akan mengurangi tekanan finansial anda dimasa mendatang. Atau jangan membeli mobil mungil kalau anda sudah mengharapkan kedatangan si kecil sebelum 2 tahun ke depan.

Jangan lupa buat rencana anda secara tertulis agar bisa selalu di tinjau kembali dari waktu kewaktu dan yang terpenting, konsolidasikan sasaran-sasaran anda ke dalam rencana anggaran bulanan.

8. Menghemat = menciptakan pendapatan

Saat anda melakukan belanja bulanan untuk rumah tangga, biasakanlah untuk menghemat anggaran. Dan dedikasikan penghematan tersebut untuk sesuatu yang nyata. Waktu kami baru menikah, nenek saya pernah menasehati, “Simpan penghematan belanjamu untuk hadiah ulang tahun anak-anakmu kelak”. Dan diluar dugaan, kami mendapatkan lebih dari cukup untuk itu.

9. Membeli untuk manfaat jangka panjang

Hampir semua orang tua menyambut kelahiran anggota keluarga baru dengan menyiapkan tempat tidur bayi. Berapa lama sang bayi tidur ditempat itu? Bukankah lebih hemat dan efisien kalau kita menyambutnya dengan membeli tempat tidur ukuran dewasa, yang akan terus bermanfaat sampai dia dewasa.
Semoga bermanfaat!

Budi Cahyadi, CFP®, Perencana Keuangan pada TGRM Financial Planning Services (qom/qom)

KETIKA IBLIS BERTAMU KE RUMAH RASULULLAH...

Iblis Terpaksa Bertamu Kepada Rasulullah SAW

Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai
penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”
Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”
Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.”
Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”
Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”..
Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat?
Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan
baik..”
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut
seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.
Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…”
Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk
terlaknat, apa keperluanmu?”
Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku,
namun karena terpaksa.”
“Siapa yang memaksamu?”
Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata: “Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawablah dengan jujur semua pertanyaannya.Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”
“Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”

Orang Yang Dibenci Iblis

Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”
Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”
“Siapa selanjutnya?”
“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”
“lalu siapa lagi?”
“Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”
“Lalu siapa lagi?”
“Orang yang selalu bersuci.”
“Siapa lagi?”
“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepada orang lain.”
“Apa tanda kesabarannya?”
“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang -orang yang sabar.”
” Selanjutnya apa?”
“Orang kaya yang bersyukur.”
“Apa tanda kesyukurannya? ”
“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”
“Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”
“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”
“Umar bin Khattab?”
“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”
“Usman bin Affan?”
“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”
“Ali bin Abi Thalib?”
“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin
Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT) Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis
“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”
“Aku merasa panas dingin dan gemetar.”
“Kenapa?”
“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah akan mengangkatnya 1 derajat.”
“Jika seorang umatku berpuasa?”
“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”
“Jika ia berhaji?”
“Aku seperti orang gila.”
“Jika ia membaca al-Quran?”
“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.”
“Jika ia bersedekah?”
“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”
“Mengapa bisa begitu?”
“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi
hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”
“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”
“Suara kuda perang di jalan Allah.”
“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”
“Taubat orang yang bertaubat.”
“Apa yang dapat membakar hatimu?”
“Istighfar di waktu siang dan malam.”
“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”
“Sedekah yang diam – diam.”
“Apa yang dapat menusuk matamu?”
“Shalat fajar.”
“Apa yang dapat memukul kepalamu?”
“Shalat berjamaah.”
“Apa yang paling mengganggumu?”
“Majelis para ulama.”
“Bagaimana cara makanmu?”
“Dengan tangan kiri dan jariku.”
“Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”
“Di bawah kuku manusia.”

Manusia Yang Menjadi Teman Iblis

Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”
“Pemakan riba..”
“Siapa sahabatmu?”
“Pezina.”
“Siapa teman tidurmu?”
“Pemabuk.”
“Siapa tamumu?”
“Pencuri.”
“Siapa utusanmu?”
“Tukang sihir.”
“Apa yang membuatmu gembira?”
“Bersumpah dengan cerai.”
“Siapa kekasihmu?”
“Orang yang meninggalkan shalat jumaat”
“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”
“Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”
Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang Yang Ikhlas

Rasulullah SAW lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.”
Iblis segera menimpali: “Tidak,tidak.. tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan
hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”
“Siapa orang yang ikhlas menurutmu?”
“Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. “
“Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjunang, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. “
“Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.”

Iblis Dibantu oleh 70.000 Anak-Anaknya

“Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak – anak muda, sebagian untuk menganggu orang -orang tua, sebagian untuk menggangu wanta –
wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid. Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah. Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus. Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.

Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.”
Syaithan juga berkata, “keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya. “Mereka, anak – anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka. Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa. Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.”

Cara Iblis Menggoda

“Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?
Akulah mahluk pertama yang berdusta. Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.
Tahukah kau Muhammad?
Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar – benar menasihatinya.
Sumpah dusta adalah kegemaranku.
Ghibah (gossip) dan Namimah (Adu domba) kesenanganku.
Kesaksian palsu kegembiraanku.
Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata – kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. jadi semua anak – anak zina dan ia
masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.

Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya. Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. pada saat iatu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan ’shalatmu tidak sah’
Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul. Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras. jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam. Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai. Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika mnguap, syaithan akan masuk ke dalamdirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. Dan iapun semakin taat padaku.

Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’ Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan. Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu. Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?”

10 Hal Permintaan Iblis kepada Allah SWT

“Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?”
“10 macam”
“Apa saja?”
“Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.”
Allah berfirman, “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64)
“Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.
Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.
Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.
Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.
Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.”
Allah berfirman, “Orang -orang boros adalah saudara – saudara syaithan. ” (QS Al-Isra : 27).
“Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, “silahkan”, dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian
besar manusia bersamaku di hari kiamat.”

Iblis berkata : “Wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!! Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah.
Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”
Rasulullah SAW lalu membaca ayat : “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 - 119) juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab : 38)

Iblis lalu berkata: “Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si
celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong.”
Sampaikanlah risalah ini kepada saudara-saudara kita, agar mereka mengerti dengan benar, apakah tugas-tugas dari Iblis atau Syaithan tsb. Sehingga kita semua dapat mengetahui dan dapat mencegahnya dan tidak menuruti bisikan dan godaan Iblis atau Syaithan.

Tulisan ini adalah copy paste dari:Iramawati Oemar: KETIKA IBLIS BERTAMU KE RUMAH RASULULLAH...